52 | Candi Prambanan

Tidak tersasa hari telah senja.

Banyak yang mesti harus berbenah diri, seperti batu-batu candi.
Apapun yang telah terjadi, adalah sebuah perjalanan kehidupan yang tidak bisa ditolak dan mesti disyukuri.

Sederhana dan lantang dalam memberikan informasi. Lugas, percaya diri, tidak menmgeluh. Itulah sosok pak Nono.

Berbahasa ingris hanya untuk tiga orang dari sepuluh orang warganegara Indonesia. Bahasa ingrsi fasih dengan logat jawa kental, mampu mengusir hujan.

Terimakasih Tuhan. Kebahagian walau hanya sesaat. Itu sudah terbiasa, kadang mimpi.

Magna dari sebuah batu pilihan untuk candi.
Batu yang tercerai dari kesatuan candi. Disusun kembali dengan metode dicoba dan tanpa alat modern.

Ajaib dan Indah, banyak yang tersirat dari pesan kepada alam.

Beberapa posting, akan kueangkum dikemdian.

[ Maaf, kupenggal tulisan ini. Aku masih banyak kerjaan ]

Silahkan klik disini